Monday, November 19, 2012

Pengaruh China terhadap Fashion Indonesia


Pengaruh China
Masih dengan ide cemerlang memopulerkan kain Nusantara, Ghea Panggabean kali ini mengingatkan bahwa budaya tradisi Indonesia banyak juga mendapat pengaruh China.

Desainer senior ini menampilkan rancangan yang menonjolkan khas busana China—antara lain cheongsam dengan kerah tinggi dan belah samping yang menonjolkan keindahan kaki—diperkuat dengan warna-warna merah muda, hijau, biru lembut.
Masih bernunasa oriental, dengan tema “Wong Kito Chino”, Defrico Audy mengusung keindahan istiadat China zaman Kerajaan Sriwijaya dengan memadu-padankan bahan songket, tule, brokat, sutra Thailand, satin, dan chiffon silk. Nuansa ini juga diangkat oleh Deden Siswanto—yang juga merancang kostum pertunjukan Lutung Kasarung di Bandung—dan Eny Ming yang mengangkat busana China kontemporer dengan detail jubah.
Sekitar 30.000 pengunjung yang menghadiri IFW 2012, selain dipuaskan dengan peragaan busana, juga kesempatan melirak-lirik model para desainer ternama yang membuka stan. Ada 369 stan yang ikut IFW 2012, yang sebagian besar menghadirkan Akain-kain tradisi. Bisa jadi, kebangkitan produk Nusantara saat ini semakin dihargai. (WI/Rita Sri H, Viesta Karwila, Bambang Triyono

Indonesia Fashion Week


Tembang lawas “Lenggang Puspita” menjadi pengiring peragaan busana Anne Avantie. Dalam pergelaran Indonesia Fashion Week 2012 (23-26 Februari 2012), perancang yang identik dengan kebaya modern itu menampilkan puluhan kebaya modern dengan kombinasi kain jumputan merah-putih dan jarik lurik motif burung dan kembang. Musa Widyatmodjo, yang tampil dengan tema “Wanita dari Kelimutu”, pun belum ada habisnya mengeksplorasi keindahan perempuan Nusantara. Sarung tenun ikat Lusi Ende jadi pilihan. Detail balon untuk celana menawarkan kesan etnik dalam aktivitas sehari-hari. Dominasi warna coklat, hijau pupus, abuabu, dan juga hitam mewarnai karya Musa.
“Tenun ikat is the new next must have fashion item,” ujar Musa, yang diamini oleh Ida Royani, desainer busana muslim. Ida, yang lima tahun belakangan menekuni seni mewarnai dari alam, semakin besar cintanya terhadap keeksotisan Nusa Tenggara hingga melahirkan paduan tenun dengan blus berbahan rayon sutra.

Indonesia Fashion Week 2012

                        
                                                                      

Rancangan  Ferry Sunarto, Musa Widyatmodjo, dan Anne Avantie. Ferry Sunarto berhasil menyulap desain kebaya tetap sebagai dress yang indah. Musa Widyatmodjo dengan brand M-nya mengangkat keindahan dari tenun ikat. Dipadu dengan lace, renda, dan teknik bordir, tenun ikat jadi dress wearable yang asyik dipakai ke mana pun. 

Tyra Banks the most Famous Supermodel in the World