Thursday, December 27, 2012

Tren Akhir Tahun: Metalik



Warna akhir tahun ini didominasi oleh metalik; bisa emas atau perak, apapun yang dianggap memancarkan pesonanya sendiri dan merepresentasikan musim dingin, yang identik dengan Natal dan Tahun Baru. Beberapa selebritas menggunakannya di karpet merah

Inilah Prediksi Tren Fashion 2013


Jakarta bakal jadi rujukan mode dunia? Barangkali selangkah lagi impian yang kerap terlontar dari para desainer, bahkan para pejabat di Jakarta itu benar-benar terwujud.

Indikasinya, perkembangan cukup pesat mewarnai dunia mode di Indonesia setahun terakhir. Dalam beberapa tahun ini Jakarta juga menjadi tuan rumah Jakarta Fashion Week dengan berbagai brand dan desainer lokal serta internasional yang turut berkolaborasi.

Hasil rancangan para desainer lokal juga makin variatif dengan ide-ide cemerlang. Seperti dalam Jakarta Fashion Week 2013 lalu, sejumlah desainer menampilkan tren mode terbarunya.

Tidak sekadar menonjolkan cutting, bermain motif, warna dan detail, tapi juga memanfaatkan kemajuan teknologi melalui teknik digital print. Aneka motif seperti motif ikat, candi, wayang dan sebagainya didapatkan dari teknik ini. Hal tersebut bisa dilihat dalam busana rancangan Ghea Panggabean dan Ari Seputra.

Selain teknik digital print, nuansa tradisional juga masih terlihat dalam rancangan busana desainer.

Dari banyaknya ide cemerlang yang terlihat di ajang Jakarta Fashion Week 2013, bagaimana para pelaku dunia mode melihat kecenderungan tren fashion tahun depan?

“Kalau saya secara pribadi, karena bidang saya adalah etnik atau segala sesuatu yang berhubungan dengan tradisi atau budaya, saya kira hampir semua desainer mulai melirik kain-kain lokal untuk dijadikan bahan rancangan,” kata Anne Avantie, perancang busana yang terkenal dengan karya kebaya.

Menurut dia, hampir semua desainer melakukan itu, meskipun mereka bukan desainer kebaya. “Bukan tradisional, tapi melirik kain-kain nasional sebagai salah satu bahan berkarya,” jelasnya.

Perancang asal Semarang ini mengatakan, sekarang begitu banyak orang bahkan para pelaku industri mempropagandakan industri lokal.

Oleh karena itu, kendati seorang desainer membuat busana internasional, namun ada sentuhan bahan kainnya. “Ada sentuhan batik, tenun, dan lurik dalam rancangan busananya,” tambah perancang busana kontemporer yang mengangkat budaya Indonesia dalam adibusana internasional.

Sementara dari sisi tren warna busana, Anne melihat bahwa sekarang ini telah diperkenalkan warna-warna dominan yang bertabrakan. Sebagai contoh, lanjut Anne, stocking warna pink bisa saja dipadupadankan dengan busana atasan warna hijau atau biru. “Mungkin di tahun depan warna-warna (bertabrakan) demikian masih terus terjadi,” katanya.

Lain lagi bila bicara soal kebaya yang merupakan karya unggulan Anne Avantie. “Sebagai pelaku industri kebaya, saya tetap mempertahankan warna soft seperti putih tulang, dan itu masih mendominasi,” katanya. Sebab, lanjutnya, itu merupakan warna-warna sakral yang umum dan nggak akan habis dimakan waktu.

“Dan sekarang tren yang saya buat adalah warna hijau telur asin, warna-warna bunga teratai. Dan ungu serta putih tulang tetap masih kita pertahankan dalam posisi sangat mutlak,” tandasnya.

Dihubungi secara terpisah, Program Director Fashion Design LaSalle College International Jakarta, Audrey Sillem mengungkapkan sekarang ini banyak rancangan fashion yang menggunakan kemajuan teknologi dengan teknik digital print.

“Saya kira yang akan menjadi tren fashion pada 2013 adalah digital print dan juga cutting agak minimalis. Sedangkan gayanya mengacu pada tren tahun 60-an atau back to sixties,” kata Audrey.

Menurutnya, digital printing merupakan teknik baru untuk printing dengan hasil seperti cetakan foto. Bukan lagi teknik sablon yang selama ini digunakan. “Jadi rancangan busana sekarang sedang fokus ke teknologi,” katanya.

Audrey mengungkapkan, kelebihan teknik cetak digital terletak pada hasil karya yang lebih variatif, lebih terang, lebih detail, dan lebih realistis karena seperti cetak foto. 

Sedangkan untuk tren warna busana pada 2013, Audrey mengatakan,”Warna pastel tetap menjadi tren”. Sedangkan untuk musim dingin masih ada tren warna lebih wine, hijau gelap, dan kuning matang. “Bukan warna soft,” katanya.

Audrey menambahkan, tren fashion tidak lahir dari satu orang desainer tapi banyak orang termasuk masukan dari banyak hal. “Bisa saja ada pengaruh dari situasi politik, misalnya militer. Jika itu terjadi maka akan ada rancangan busana bergaya jas militer. Atau seperti sekarang ada event terbaru dari Jepang, maka mereka akan touch on motif dan cutting gaya Jepang,” katanya

Wednesday, December 26, 2012

Tren Mode Terbaru: Megging, Legging untuk Pria




Legging, celana ketat berbahan stretch ini tak lagi menjadi milik wanita. Di negara dengan musim dingin, legging sedang menjadi tren fashion terbaru bagi para pria. Ya, para pria!

Seperti yang dikutip dari Telegraph, 'Megging' atau kepanjangan dari 'Male Legging' dikabarkan sedang menjadi idola para pria. Bahkan selebriti seperti Justin Bieber, Russle Brand dan Lenny Kravitz kerap kali kepergok mengenakan fashion item yang satu ini.

Berbagai brand retail seperti Uniqlo, Barneys dan Nordstorm juga ikut menjual megging. Kini 'wabah' megging sedang memasuki negara kelahiran Ratu Elizabeth. Brand retail asal Jepang, Uniqlo sudah mulai menjual megging melalui situs resmi khusus warga Inggris.

Menurut Tom Teodorczuk, penulis artikel fashion memprediksi bahwa megging bisa populer di Inggris. Megging diperkirakan akan mengikuti kepopuleran tren skinny jeans pada pria, yang kini telah menjadi celana 'ikonik' di Inggris.

Salah satu warga Inggris yang sudah menggunakannya adalah Mark Dorosz. Pria berusia 34 tahun ini mengatakan bahwa megging sangat nyaman jika dibandingkan dengan celana jeans berpotongan skinny.

"Legging pria jauh lebih nyaman ketimbang skinny jeans. Saya selalu mempunyai bentuk kaki yang bagus dan menyenangkan rasanya jika bisa memamerkan kaki saya kepada semua orang. Banyak orang yang mengenakan pakaian eksotik di New York yang tidak peduli jika meliha pria mengenakan legging jika terlihat bagus padanya," ujar pria yang bekerja sebagai pengusaha di bidang internet yang tinggal di Upper East Side, Mahattan.

Menurut Dorosz, banyak orang-orang yang mentertawakan pria yang mengenakan legging dalam 12 bulan lalu. Tetapi kini, mereka justru mendatangi saya dan mengatakan," Anda terlihat luar biasa."

Sementara itu, beberapa pria masih menganggap bahwa megging adalah sebuah penghinaan terhadap maskulinitas. Gabriel Cru, pria berusia 35 tahun dari Bronx mengatakan, "Pria memakai legging? Pergi dari sini. Kami tidak melakukan 'pria memakai legging' di New York. Itu orang Eropa!"

Menurut Lucy Sykes, desainer asal Inggris yang berbasis di New York memperingatkan bahwa ketika mengenakan megging akan sangat sulit membuat seseorang tampil menarik. "Satu-satunya pria yang pernah saya lihat tampak bagus saat pakai legging adalah teman saya Neil. Dia masih muda, berkulit gelap dan tampan dan mengenakan legging untuk tampil di acara pentas ballet di Lincoln Centre."

Bagaimana dengan Anda, tertarikah dengan pria yang menggunakan megging?

Anya Hindmarch: Hidup Terlalu Singkat untuk Khawatirkan Harga Tas




Bagi sebagian orang membeli tas mahal karya desainer atau rumah mode ternama adalah hal biasa. Termasuk, Anya Hindmarch. Baginya, hidup terlalu singkat untuk khawatirkan harga tas.

Hal tersebut diungkapkan desainer tas asal Inggris itu ketika sedang menceritakan proses pembuatan karyanya yang memerlukan banyak usaha serta energi. Selain itu, Hindmarch juga berpendapat bahwa membeli tas mahal sama dengan berinvestasi.

"Ketika Anda berhadapan dengan keahlian tangan dan materail kulit berwarna tan yang indah, itu tidaklah murah, sayangnya. Tapi ini tergantung seberapa penting hal itu bagi Anda. Beberapa orang memilih menghabiskan uang mereka pada makanan enak atau liburan istimewa. Kalau saya senang dengan barang-barang bermaterial kulit yang indah," ujarnya seperti yang dikutip dari Female First.

"Setiap orang memiliki kesenangannya tersendiri. Ini terserah pada masing-masing individu untuk membelanjakan uang mereka. Menurut saya, hidup terlalu singkat untuk mengkhawatirkan harga sebuah tas. Tak ada salahnya bersikap sembrono sesekali," tambah desainer yang memiliki nama lengkap Anya Susannah Hindmarch itu.

Selain itu, Hindmarch juga menceritakan bahwa dirinya masih berdebar-debar ketika melihat orang yang di jalan mengenakan tas rancangannya. "Sangat menarik melihat bagaimana orang memakainya dan melihat siapa memilih apa. Mungkin orang akan mengira saya seorang pencuri karena terus-menerus menatap tas mereka," tutup Hindmarch.


Saturday, December 8, 2012

Thursday, December 6, 2012

Nadya Hutagalung


Nadya Yuti Hutagalung (lahir di Sydney, Australia, 28 Juli 1974; umur 38 tahun) adalah seorang model dan pemandu acara TV berdarah campuran Australia dan Batak (Indonesia). Ia memulai karier modellingnya di usia 12 di Tokyo, Jepang. Ketika MTV Asia mulai mengudara dari Singapura pada tahun 1995, ia termasuk salah satu VJ pertamanya. Saat ini ia tinggal di Singapura.
Perempuan pecinta masak ini, suka sekali membaca dan berkomitmen tinggi untuk menjaga lingkungan sekitarnya dengan hal-hal kecil yang bisa ia lakukan, salah satunya adalah selalu membawa sedotan kaca kemanapun ia pergi agar tidak menggunakan sedotan plastik sekali pakai.


Perwakilan Indonesia Di ajang Asia'a Next Top Model


Ayo Dukung Filantropi di ajang Asia's Next Top Model 

Asia's Next Top Model



Nama Filantropi Witoko sedang hangat menjadi perbincangan. Wanita yang akrab disapa Filant ini berhasil menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia di ajang Asia's Next Top Model (ANTM). Filant mengaku kalau dia awalnya hanya coba-coba saja. Dia pun tidak tahu siapa saja pesaingnya sebelum dipilih untuk mewakili Indonesia di ANTM.

"Ikut ANTM ini benar-benar nyoba banget. ANTM itu dipilihnya berdasarkan foto, video, ada tes psikologi, itu tesnya dikirim via e-mail. Dari situ dipanggil final test. Jadi kita benar-benar nggak ketemu siapa-siapa, nggak tahu siapa saja yang ikut," ungkapnya.

4 December 1973
Happy Birthday Tyra.. 

Monday, November 19, 2012

Pengaruh China terhadap Fashion Indonesia


Pengaruh China
Masih dengan ide cemerlang memopulerkan kain Nusantara, Ghea Panggabean kali ini mengingatkan bahwa budaya tradisi Indonesia banyak juga mendapat pengaruh China.

Desainer senior ini menampilkan rancangan yang menonjolkan khas busana China—antara lain cheongsam dengan kerah tinggi dan belah samping yang menonjolkan keindahan kaki—diperkuat dengan warna-warna merah muda, hijau, biru lembut.
Masih bernunasa oriental, dengan tema “Wong Kito Chino”, Defrico Audy mengusung keindahan istiadat China zaman Kerajaan Sriwijaya dengan memadu-padankan bahan songket, tule, brokat, sutra Thailand, satin, dan chiffon silk. Nuansa ini juga diangkat oleh Deden Siswanto—yang juga merancang kostum pertunjukan Lutung Kasarung di Bandung—dan Eny Ming yang mengangkat busana China kontemporer dengan detail jubah.
Sekitar 30.000 pengunjung yang menghadiri IFW 2012, selain dipuaskan dengan peragaan busana, juga kesempatan melirak-lirik model para desainer ternama yang membuka stan. Ada 369 stan yang ikut IFW 2012, yang sebagian besar menghadirkan Akain-kain tradisi. Bisa jadi, kebangkitan produk Nusantara saat ini semakin dihargai. (WI/Rita Sri H, Viesta Karwila, Bambang Triyono

Indonesia Fashion Week


Tembang lawas “Lenggang Puspita” menjadi pengiring peragaan busana Anne Avantie. Dalam pergelaran Indonesia Fashion Week 2012 (23-26 Februari 2012), perancang yang identik dengan kebaya modern itu menampilkan puluhan kebaya modern dengan kombinasi kain jumputan merah-putih dan jarik lurik motif burung dan kembang. Musa Widyatmodjo, yang tampil dengan tema “Wanita dari Kelimutu”, pun belum ada habisnya mengeksplorasi keindahan perempuan Nusantara. Sarung tenun ikat Lusi Ende jadi pilihan. Detail balon untuk celana menawarkan kesan etnik dalam aktivitas sehari-hari. Dominasi warna coklat, hijau pupus, abuabu, dan juga hitam mewarnai karya Musa.
“Tenun ikat is the new next must have fashion item,” ujar Musa, yang diamini oleh Ida Royani, desainer busana muslim. Ida, yang lima tahun belakangan menekuni seni mewarnai dari alam, semakin besar cintanya terhadap keeksotisan Nusa Tenggara hingga melahirkan paduan tenun dengan blus berbahan rayon sutra.

Indonesia Fashion Week 2012

                        
                                                                      

Rancangan  Ferry Sunarto, Musa Widyatmodjo, dan Anne Avantie. Ferry Sunarto berhasil menyulap desain kebaya tetap sebagai dress yang indah. Musa Widyatmodjo dengan brand M-nya mengangkat keindahan dari tenun ikat. Dipadu dengan lace, renda, dan teknik bordir, tenun ikat jadi dress wearable yang asyik dipakai ke mana pun. 

Tyra Banks the most Famous Supermodel in the World

Tuesday, May 22, 2012

Batik is Awesome

Sebenernya gue buat post ini untuk kalian para remaja indonesia yang sudah mulai lupa akan keindahan budayanya sendiri, dan untuk kalian fashionista yang sedang mencari inspirasi baru :)



















New Look!!

I present to you, a new look of Hermosabe! i hope you all like it guys! and give me a comment yeah! Thanks!

Darell Ferhostan

Mungkin terlahir sebagai cowok cantik merupakan anugerah buat cowok satu ini. Cowok kelahiran Jakarta, 16 November 1991 ini memulai karirnya pada Jakarta Fashion and Food Festival 2011 lalu untuk Yosafat Dwi Kurniawan dengan menggunakan sebuah gaun transparan dan sepasang sepatu high heels.Dengan berat 58 kg dan tinggi 185 cm tidak sulit baginya untuk memasuki dunia modelling, tetapi ia tidak sama dengan model lainnya.Baginya lebih sulit untuk masuk ke dalam grup model pria karena ia tidak seperti model pria yang biasanya.Walaupun ia berjalan di catwalk dengan anggun dan cantik, ia bukan salah satu dari model wanita. karena dibalik sosoknya yang anggun, terdapat figur seorang pria. Dia adalah satu-satunya model Androgyny di Indonesia. Androgyny sendiri berarti pencampuran dari sifat feminim dan maskulin. Jadi intinya Darell bisa memainkan peran sebagai seorang pria dan juga wanita.Menjadi Androgyny tidak mudah karena ada pro juga kontranya. Darell mempunyai dua hidup yang berbeda, menjadi seorang model Androgyny dan juga seorang anak kuliahan."Di kampus aku lebih normal. Rambut diikat, aku make sepatu sneakers, dan ga ada skinny jeans! Aku ke kuliah bukan buat pamer tapi buat belajar" kata model berdarah Manado tersebut. Ketika ditanyai apakah ia merasa berdosa dengan karirnya sekarang ia berkata tidak. "Selama hal itu hanya sebuah pekerjaan. Aku tidak menggunakan high heels di mall atau kampus. Itu hanya pekerjaan dan aku bakal menjaganya seperti itu".





Cantik kan? :D